Featured

Agustusku yang Kelima

Siang itu, menjadi saksi ketika aku berumur 5. Dentuman telur busuk melaju pada jendela entah rumah siapa. Hanya satu yang…

Read More »

Malam Kembali Saat Pagi Datang (Bahagian 2)

Malam Mengertilah “Satu pintaku, kabari aku sesuatu yang buruk saja, jangan kabari hal-hal baik. Selama kamu tidak memberi kabar, berarti…

Read More »

Dibalik Pertengkaran Pertama Setia dan Pagi (Bahagian 1)

Tiket yang sudah kamu siapkan sejak lama, hari semakin dekat, waktu terasa memburu berkejaran dengan pesat. Aku menyiapkan diri, penuh…

Read More »

Pagi dan Malam: Terimakasih untuk Segala!

“Pada peron ini aku menunggu hingga ujung destinasi. Aku takut kau tak kunjung datang, atau bahkan salah tujuan. Akulah tujuan…

Read More »

Hari Kedua Mengenal Pagi: Bentengku Gusar!

Teruntuk Pagi, Sebenarnya aku pun tak mengerti soal perpindahan hati ini barang satu inci. Aku tak menyadarinya bahkan ternyata diam-diam…

Read More »

Hari Pertama Mengenal Setia, Menjemput Jodoh?

Assalamualaikum Setia, Ijinkan aku menceritakan sesuatu padamu, tentang sebuah kisah penemuan waktu itu. Tak kusangka acara komunitas yang kita ikuti…

Read More »

Hari Pertama Mengenal Pagi: Sebuah Kisah Bermula

Bukan soal pertemuan, namun soal penemuan. Penemuan sesuatu yang ternyata InsyaAllah menjadi akhir sebuah pencarian. Aamiin. Untukmu Pagi, Kali ini…

Read More »
Close